TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN
Makalah
Disusun
Untuk Memenuhi Tugas Terstruktur pada Mata Kuliah Bahasa Indonesia
Dosen
Pengampu : Ibu Elis Siti Julaihah, SS. Ma

Disusun
oleh :
Septi Pratiwi Suci
Fakultas
: Syariah
Prodi : Ahwal al-syakhsiyyah / I
INSTITUT AGAMA ISLAM
DARUSSALAM (IAID)
CIAMIS JAWA BARAT
2012
Kata
Pengantar
بسم الله ارحمن ارحيم
Puji dan syukur penulis panjatkan
kepada hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat
menyelesaikan makalah yang berjudul “TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN”
Shalawat dan salam semoga terlimpah
curahkan kepada nabi besar kita yakni habibana wanabiana Muhammad SAW. Kepada
para shahabatnya, tabi’in tabi’atnya, serta kepada kita selaku umatnya, semoga
mendapatkan safa’at darinya. Aamiin.
Penulis menyadari bahwa makalah ini
masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, penulis sangat mengharapkan
bimbingan, kritikan serta arahan agar bisa dijadikan motivasi untuk karya yang
lebih baik.
Dalam kesempatan ini penulis
mengucapkan terima kasih, kepada yang terhormat :
- Ibu Elis Siti Julaihah, SS. Ma. Selaku dosen mata kuliah bahasa Indonesia yang telah memberikan arahan dan bimbingan;
- Ayahanda dan ibunda tercinta yang telah memberikan dorongan dan do’a hingga selesainya makalah ini;
- Rekan seperjuangan yang telah memberikan motivasi.
Semoga
amal baik mereka dicatat dan dibalas oleh Allah SWT. Aamiin.
Darussalam,
Januari 2013
|
Penulis
|
DAFTAR
ISI
KATA
PENGANTAR..................................................................................................................
i
DAFTAR ISI................................................................................................................................
ii
BAB I
PENDAHULUAN............................................................................................................
1
A. Latar
Belakang..................................................................................................................
1
B. Rumusan
Masalah.............................................................................................................
1
C. Tujuan
Penulisan...............................................................................................................
1
D. Ruang
Lingkup..................................................................................................................
1
BAB
II
PEMBAHASAN..............................................................................................................
2
A.
Pengertian Teknologi..........................................................................................................
2
B.
Pengertian
Kemiskinan....................................................................................................
2-3
C.
Hubungan Teknologi dan
Kemiskinan...............................................................................
4
BAB
III KESIMPULAN
.............................................................................................................
5
DAFTAR
PUSTAKA...................................................................................................................
6
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Indonesia
adalah negara yang memiliki sumber daya alam yang cukup banyak . Selain itu,
Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki populasi terbesar di dunia. Dengan
sejumlah besar orang dan sumber daya yang memadai , adalah mungkin untuk
mengembangkan potensi manusia yang ada . Bermodal ilmu pengetahuan dan
keinginan , masyarakat Indonesia dapat mengubah negara itu menjadi negara maju
.
Di zaman
modern , peran ilmu pengetahuan sangat penting , karena ilmu pengetahuan
manusia dapat menciptakan karya yang memiliki manfaat dan kegunaan yang tinggi
dalam hidup . Salah satu produk ilmu pengetahuan , yaitu teknologi . Kemajuan
teknologi tentu tidak selalu berdampak positif bagi seluruh rakyat Indonesia ,
bahkan dapat menyebabkan kemiskinan .
Mengapa demikian? Untuk menjawab pertanyaan ini , mencoba untuk mengekspos pebulis dalam sebuah makalah ilmiah berjudul Hubungan Teknologi dan Kemiskinan .
Mengapa demikian? Untuk menjawab pertanyaan ini , mencoba untuk mengekspos pebulis dalam sebuah makalah ilmiah berjudul Hubungan Teknologi dan Kemiskinan .
B. Perumusan Masalah
a . Apa itu teknologi ?
b . Apa itu kemiskinan ?
c . Apa hubungan teknologi dan kemiskinan ?
C. Tujuan
a . Untuk mengetahui apa teknologi ;
b . Untuk mengetahui apa yang kemiskinan ;
c . Untuk mengetahui bagaimana hubungan teknologi dan kemiskinan .
D. Ruang Lingkup
Penulis hanya membahas Asosiasi Ilmu Sosial dan hanya ketentuan penggunaan yang ada di Asosiasi Ilmu Sosial .
BAB II
PEMBAHASAN
A. Teknologi
Menurut
Waiter Buckingham yang dimaksud dengan teknologi adalah ilmu pengetahuan yang
diterapkan kedalam seni industri sertaoleh karenanya mencakup alat-alat yang
memungkinkankan terlaksananya efisiensi tenaga kerja menurut keragaman
kemampuan. (M. Arifin Noor,
1999: 286).
Dari
pengertian di atas, terbukti bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi ada
keterkaitan. Teknologi berasal dari pikiran-pikiran yang timbul dalam ilmu
pengetahuan. Teknologi tidak akan ada jika tidak dengan ilmu pengetahuan. Ilmu
pengetahuan digunakan untuk menjawab bagaimana “apa” dan teknologi digunakan
untuk menjawab bagaimana.
Teknologi
terbagi tiga, ada teknologi madya, teknologi modern, dan teknologi tradisional.
Teknologi madya memiliki ciri, yaitu salah satunya menggunakan bahan import.
Teknologi modern salah satu cirinya yaitu menggunakan alat setempat, sedangkan
teknologi tradisional bersifat padat karya dan menggunakan alat setempat.
Disamping itu, ada juga yang disebut teknologi tepat, yaitu suatu spektrum teknologi
dapat berupa teknologi modern, teknologi madya maupun teknologi tradisional. (M.
Arifin Noor, 1999: 286)
Pada
dasarnya ketiga teknologi tersebut bermanfaat bagi manusia. Adanya kemajuan
ilmu dan teknologi dapat meningkatkan taraf kehidupan, karena teknologi dapat
mempermudah cara berproduksi dan hasilnya pun lebih banyak daripada produksi
dengan cara manual (dengan tangan atau tenaga manusia). Keadaan tersebut sangat
berpengaruh besar terhadap ekonomi manusia. Semakin banyak produksi maka akan
semakin tinggi peluang manusia untuk meningkatkan pendapatannya.
Kemajuan
pengetahuan dan teknologi haruslah disertai dengan etika dan moral manusia itu
sendiri. Karena jika teknologi digunakan dengan semena-mena akan berdampak
negatif bagi kelangsungan hidup manusia. Seperti maut, penderitaan, kerusakan
lingkungan, penurunan sumber daya bahkan terjadinya kemiskinan.
B. Kemiskinan
Kemiskinan
bisa dikatakan hal yang tak asing di telinga kita. Khususnya di Indonesia,
kemiskinan menjadi slah satu problematika yang sampai sekarang belum dapat
terpecahkan. Usaha-usaha seperti pemberian bantuanpun belum dapat menimbulkan
perubahan yang berarti bagi masyarakat miskin.
Masalah
kemiskinan menjadi PR bagi pemerintah Indonesia. Kenapa tidak, karena
kemiskinan terus menerus menghantui dan menjadi momok besar bagi pemerintah.
Seiring bantuan yang disebarkan berupa bantuan pendidikan, BLT, dan kesehatan
rupanya tidak memberikan dampak apa-apa bagi sebagian masyarakat miskin. Karena
dari tahun ke tahun pertumbuhan penduduk semakin meningkat, maka semakin tinggi
pula angka kemiskinan di negara kita.
Sebenarnya
apa arti kemiskinan itu sendiri?
Kemiskinan
adalah suatu keadaan yang dilukiskan sebagai kurangnya pendapatan untuk
memenuhi kebutuhan hidup yang pokok. (Wahyu MS:199).
Dari
pengertian di atas, jelas bahwa kemiskinan ialah keadaan dimana individu tidak
dapat memenuhi kebutuhan hidupnya secara cukup. Kebutuhan tersebut yaitu
sandang, pangan dan papan. Bisa juga digolongkan menjadi kebutuhan primer,
kebutuhan sekunder dan kebutuhan tersier. Seseorang dikategorikan miskin yaitu
ketika dia tidak dapat memenuhi kebutuhan sandang dan pangan yang menjadi
kebutuhan pokok yang mendasar dalam kehidupan.
Faktor
yang menjadi penyebab kemiskinan diantaranya, pendidikan rendah, keterbatasan
lapangan pekerjaan, malas bekera, keterbatasan modal dan keterbatasan sumber
daya alam. Karena pendidikan rendah, seseorang susah mendapatkan pekerjaan.
Keterbatasan lapangan pekerjaanpun mengakibatkan pengangguran dan meningkatkan
kemiskinan, terlebih keterbatasan modal dan sumber daya alam menjadi penghalang
menuju kemakmuran. (M. Arifin Noor, 1999:289)
Selain
faktor di atas, kecacatan fisik juga dapat menjadi faktor kemiskinan. Karena
cacat, manusia tidak bisa sepenuhnya mengabdikan seluruh tenaga dan kemampuan
melalui jasmani. Sebagai contoh, seseorang tidak mempunyai kaki sebelah kanan,
otomatis dia tidak bisa berjalan sempurna seperti manusia normal. Dia hanya
dapat menggunakan kaki sebelah kirinya. Dengan kaki kirinya itulah dia
berjalan. Dengan keadaan tersebut dia akan sulit mencari pekerjaan. Larena
perusahaan pastinya melihat lebih dulu dari segi fisikdan skill (kemampuan).
Seiring
meningkatnya kemiskinan pasti adanya usaha yang
dilakukan untuk mengatasinya, yaitu dengan latihan pendidikan
keterampilan, berwiraswasta dan permasyaratan program keluarga berencana (KB).
(M. Arifin Noor, 1999: 290,291)
Ketiga
usaha tersebut jika terlaksana dengan baik akan mengurangi angka kemiskinan
yang ada dan bisa membawa pengaruh besar terhadap kemajuan bangsa dan negara.
C. Hubungan
Teknologi dan Kemiskinan
Mengkaitkan
teknologi dan kemiskinan adalah hal yang kontradiksi. Apakah bisa teknologi
dikaitkan dengan kemiskinan? Teknologi diciptakan untuk kesejahteraan manusia
dalam memenuhi kebutuhannya. Sedangkan kemiskinan yaitu suatu standar taraf
hidup yangrendah yaitu adanya suatu tingkat kekurangan materi pada sejumlah
atau segolongan orang dibandingkan dengan stadar kehidupan yang umum berlaku
dalam masyarakat yang bersangkutan.
Kemajuan
teknologi saat ini cenderung kepada dunia kebendaan dibandingkan dunia lainnya.
Keadaan tersebut menimbulkan keretakan sosial. Peerubahan teknologi yang sangat
cepat, tetapi manusia itu sendiri tidak bisa mengimbanginya. Dari keretakan
sosial tersebut maka timbul pelapisan sosial. Adanya kelas-kelas tertentu dalam
masyarakat, seperti terbaginya masyarakat ke dalam kelas atas, kelas tengah dan
kelas bawah. Ketidakseimbangan tersebutlah yang pada akhirnya menimbulkan
kemiskinan.
Adanya
teknologi tak jarang menimbulkan masalah, misalnya adanya bencana alam, itu
semua dampak dari teknologi. Munculnya pabrik-pabrik tekstil menyebabkan
kerugian yang besa bagi masyarakat. Contoh lain tejadi pada kalangan remaja, mereka
lebih mencontoh dunia barat yang dilihat dari tayangan video dan televisi,
tayangan tersebut dapat mengakibatkan kerusakan etika dan moral remaja, bahkan
remaja lebih mudah menerima hal negatif daripada positif.
Gambaran
di atas membuktikan bahwa memang benar masyarakat belum siap dengan adanya
kemajuan teknologi. Adanya bencana alam dan pelapisan sosial menggambarkan
penderitaan. Penderitaan itulah yang disebut kemiskinan.
Bagi
sebagian orang yang mempunyai keahlian (skill), dia akan mudah untuk mengejar
kesuksesan yang nyata. Karena dengan keahliannya dalam teknologi dia akan lebih
mudah untuk menemukan pekerjaan, dan perusahaan pun akan melihat terlebih dulu
dari kemampuan pekerjaannya. Sedangkan orang yang tidak mempunyai kemampuan dia
akan sulit menembus dunia teknologi, bahkan dia bisa kehlangan pekerjaannya.
Pada akhirnya dia menjadi pengangguran.Rendahnya tingkat pendapatan karena
pengangguran salah satu ciri kemiskinan.
BAB III
KESIMPULAN
Teknologi
tercipta karena ilmu pengetahuan, teknologi bisa bermanfaat dan berdampak
negatif bagi manusia. Teknologi hendaknya diiringi dengan kesiapan manusia itu
sendiri. Perubahan teknologi yang cepat dapat menyebabkan kemiskinan, karena
dapat menyebabkan perubahn sosial yang bersifat fundamental.
DAFTAR
PUSTAKA
Wahyu,
MS. Drs, .Wawasan Ilmu Sosial Dasar. Surabaya: Usaha Nasional
Noor, Arifin, Drs. 1999. Ilmu
Sosial Dasar. Bandung: P
0 komentar:
Posting Komentar